Melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci merupakan dambaan setiap insan beriman yang mendambakan ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. Di antara rangkaian rukun yang paling mulia dan membutuhkan kekhusyukan mendalam adalah thawaf mengelilingi Ka’bah dan sa’i antara bukit Shafa dan Marwah. Menguasai bacaan doa thawaf dan sai lengkap arab latin sesuai tuntunan sunnah Rasulullah SAW akan menghadirkan ketenangan hati, sehingga lisan tidak terbebani kekakuan bacaan dan hati dapat sepenuhnya tersambung kepada Sang Pencipta.
- Kaidah Syariat Doa: Tidak ada doa kaku yang wajib dihafal pada setiap putaran thawaf ke-1 hingga ke-7. Jamaah bebas membaca dzikir, istighfar, shalawat, atau doa dalam bahasa Indonesia.
- Doa Ma’tsur Antara Dua Rukun: Doa yang disunnahkan secara khusus oleh Rasulullah SAW dibaca antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad adalah doa sapu jagad (Rabbana atina fid-dunya hasanah).
- Doa di Bukit Shafa dan Marwah: Disunnahkan menghadap kiblat di atas bukit Shafa dan Marwah sambil bertakbir tiga kali dan membaca tauhid sebelum memulai perjalanan sa’i.
⚡ Lompat Cepat ke Bacaan Doa:
Tuntunan dan Bacaan Doa Thawaf dan Sai Lengkap Sesuai Sunnah
Banyak calon jamaah merasa cemas sebelum berangkat ke Tanah Suci karena khawatir tidak mampu menghafal buku panduan doa yang tebal. Perlu dipahami dengan penuh ketenangan bahwa syariat Islam memberikan kelonggaran dan kemudahan yang sangat luas dalam ibadah thawaf. Inti dari thawaf adalah mengingat Allah (dzikrullah) sambil berjalan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran dengan posisi Ka’bah berada di sebelah kiri badan.
Buku Saku Kumpulan Doa & Dzikir Manasik Umroh Terlengkap
Lengkap dengan teks Arab berharakat, transliterasi Latin, arti bahasa Indonesia, dan fadhilah keutamaan doa saat Thawaf, Sa'i, hingga ziarah Raudhah di Tanah Suci. Praktis dibaca langsung dari smartphone Anda tanpa kuota internet.
- ✓ Doa Thawaf Putaran 1-7, Hijir Ismail & Maqam Ibrahim
- ✓ Dzikir Sa'i Shafa-Marwah & Doa Minum Air Zamzam
- ✓ Adab Masuk Masjidil Haram & Ziarah Raudhah Nabawi
- ✓ Format PDF Praktis Siap Dibaca di Smartphone (Offline)
Rasulullah SAW bersabda bahwa thawaf di sekeliling Ka’bah adalah sholat, hanya saja Allah membolehkan berbicara di dalamnya. Oleh karena itu, siapa saja yang berbicara di dalam thawaf, hendaklah ia tidak berbicara kecuali dengan perkataan yang baik, berupa dzikir, doa permohonan ampunan, atau bacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

1. Doa Saat Memulai Thawaf di Garis Hajar Aswad
Setiap kali memulai putaran di garis lurus Hajar Aswad (ditandai dengan lampu hijau di dinding Masjidil Haram), jamaah menghadap ke arah Hajar Aswad, melambaikan tangan kanan satu kali, lalu mengucapkan:
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Bismillahi wallahu akbar.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, dan Allah Maha Besar.”
2. Doa Sunnah Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
Ketika jamaah berjalan di antara sudut Rukun Yamani menuju Hajar Aswad pada setiap putaran, disunnahkan secara shahih membaca doa sapu jagad:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban-nar.
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka.” (HR. Abu Dawud).
3. Sholat Sunnah Thawaf di Belakang Maqam Ibrahim
Setelah menuntaskan putaran ketujuh, jamaah menutup bahu kanannya yang terbuka (meniadakan idhtiba’) lalu menuju ke belakang Maqam Ibrahim atau area pelataran mana saja yang lapang untuk menunaikan sholat sunnah thawaf dua rakaat. Pada rakaat pertama membaca Surat Al-Kafirun setelah Al-Fatihah, dan pada rakaat kedua membaca Surat Al-Ikhlas.
| Tahapan Ibadah | Posisi / Lokasi | Bacaan Doa Ma’tsur Utama | Anjuran Sunnah |
|---|---|---|---|
| Awal Putaran Thawaf | Sejajar Garis Hajar Aswad | Bismillahi wallahu akbar | Melambaikan tangan kanan satu kali tanpa berhenti jalan |
| Antara 2 Rukun Ka’bah | Rukun Yamani ke Hajar Aswad | Rabbana atina fid-dunya hasanah… | Diulang terus-menerus hingga mencapai Hajar Aswad |
| Memulai Ibadah Sa’i | Mendaki Bukit Shafa | Innas-shafa wal-marwata min sya’a-irillah… | Hanya dibaca sekali saat pertama kali naik bukit Shafa |
| Di Puncak Shafa & Marwah | Menghadap ke arah Ka’bah | Allahu akbar (3x), La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah… | Mengangkat kedua tangan dan berdoa permohonan hajat pribadi |
| Lari-Lari Kecil (Lampu Hijau) | Antara Dua Pilar Lampu Hijau Mas’a | Rabbighfir warham wa tajawaz ‘amma ta’lam… | Sunnah bagi pria, wanita tetap berjalan biasa |
4. Bacaan Doa Minum Air Zam-zam Sesuai Tuntunan Sunnah
Sebelum beranjak menuju area sa’i di Mas’a, jamaah disunnahkan meminum air zam-zam hingga kenyang (tadhallu’) menghadap kiblat sambil berdiri atau duduk, lalu membaca doa yang diriwayatkan oleh sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Allahumma inni as-aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan wasi’an, wa syifa-an min kulli da-in.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala macam penyakit.” (HR. Ad-Daruquthni dan Al-Hakim).
Air zam-zam adalah berkah dan obat bagi peminumnya sesuai dengan niat saat meminumnya (maa-u zamzama lima syuriba lahu). Jamaah juga dianjurkan membasuh wajah dan kepala dengan air zam-zam untuk menyegarkan fisik setelah thawaf.
5. Kaidah Dzikir dan Doa Thawaf Putaran ke-1 Hingga ke-7
Banyak buku saku manasik memuat doa khusus yang berbeda pada tiap putaran (putaran ke-1 hingga ke-7). Berdasarkan fatwa jumhur ulama empat madzhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali), tidak ada satu pun hadits shahih dari Rasulullah SAW yang menetapkan doa khusus pada setiap putaran thawaf selain istilam di Hajar Aswad dan doa sapu jagad antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Berikut adalah dzikir ma’tsur yang sangat dianjurkan dibaca selama memutari Ka’bah agar lisan senantiasa basah mengingat Allah:
- Dzikir Kalimah Thayyibah: Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim.
- Istighfar & Taubat: Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atubu ilaih.
- Shalawat Nabi: Memperbanyak shalawat Ibrahimiyah atau shalawat umum kepada Rasulullah SAW dan keluarga beliau.
- Doa Kebaikan Orang Tua & Zuriat: Memohon ampunan untuk kedua orang tua (Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira) serta doa anak shalih (Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yun).
- Doa Bebas dalam Bahasa Indonesia: Boleh memanjatkan permohonan hajat pribadi dalam bahasa Indonesia atau bahasa ibu dengan penuh penghayatan dan kerendahan hati di hadapan Baitullah.
Bacaan Doa dan Tata Cara Sa’i Antara Shafa dan Marwah
Setelah meminum air zamzam dan berdoa, jamaah menuju area Mas’a untuk menunaikan sa’i sebanyak tujuh kali perjalanan, dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah. Ketika mendekati bukit Shafa untuk pertama kalinya, bacalah firman Allah:
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ
Innas-shafa wal-marwata min sya’a-irillah, faman hajjal-baita awi’tamara fala junaha ‘alaihi ay-yath-thawwafa bihima, wa man tathawwa’a khairan fa-innallaha syakirun ‘alim.
Lalu sambung dengan sabda Nabi: “Nabda’u bima bada-allahu bih” (Kita memulai dengan apa yang Allah mulai dengannya).
Setibanya di atas bukit Shafa dan menghadap kiblat ke arah Ka’bah, angkatlah kedua tangan seraya membaca takbir dan tahlil sebanyak 3 kali:
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadir. La ilaha illallahu wahdah, anjaza wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal-ahzaba wahdah.
Di sela-sela tiga kali bacaan di atas, panjatkanlah doa permohonan hajat terbaik untuk diri sendiri, kedua orang tua, dan keluarga tercinta. Doa di bukit Shafa dan Marwah termasuk waktu dan tempat yang sangat mustajab.
Doa di Antara Dua Pilar Lampu Hijau Mas’a
Ketika melintasi area antara dua lampu pilar hijau di Mas’a, jamaah pria disunnahkan berlari-lari kecil (ramal) sambil membaca doa:
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، وَاعْفُ وَتَكَرَّمْ، وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ، إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا لَا نَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ
Rabbighfir warham, wa’fu wa takarram, wa tajawaz ‘amma ta’lam, innaka ta’lamu ma la na’lam, innaka antallahul-a’azzul-akram.
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, muliakanlah, dan hapuskanlah dosa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa yang tidak kami ketahui. Sesungguhnya Engkaulah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia.”
Rencanakan perjalanan ibadah keluarga Anda dengan simulasi kalkulator interaktif kami. Dapatkan estimasi total biaya all-in, checklist dokumen kesehatan, dan rekomendasi paket sesuai anggaran kebutuhan riil.
Panduan Lanjutan Menuju Kesempurnaan Ibadah
Setelah menuntaskan putaran ketujuh di bukit Marwah, jamaah menyempurnakan ibadah dengan bertahallul (mencukur atau memendekkan rambut kepala). Dengan demikian, tuntaslah seluruh rangkaian ibadah umrah dan gugurlah seluruh larangan ihram.
Untuk melengkapi persiapan teknis ibadah Anda, simak panduan penting kami mengenai panduan miqat di pesawat bagi penerbangan langsung rute Indonesia menuju Jeddah, serta ulasan adab berziarah di tata cara ziarah Madinah dan masuk Raudhah. Temukan berbagai paket bimbingan ibadah terakreditasi di katalog umroh resmi kami.
Panduan Resmi Ibadah Nusuk KSA: Standar tata cara manasik, adab masjid, dan reservasi tasrih resmi mengacu pada pedoman Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi (Platform Nusuk).
Rekomendasi Panduan & Layanan Terkait:
Panduan Lanjutan & Pembahasan Terkait
⭐ Rekomendasi Utama Syarat Membuat Paspor Umroh dan Biometrik Rekam Bio Visa Resmi
⭐ Rekomendasi Utama Panduan Miqat di Pesawat Rute Indonesia Jeddah dan Waktu Berniat
⭐ Rekomendasi Utama Tata Cara Ziarah Madinah dan Masuk Raudhah Nusuk: Panduan Tasrih
Masih Memiliki Pertanyaan Seputar Manasik & Paket Ibadah?
Cari informasi fikih, syarat visa, rekomendasi hotel, atau pilihan 254 paket haji & umroh resmi:


