Opens in a new tab
Buku paspor Indonesia dan prosedur rekam biometrik Saudi Bio Visa untuk syarat membuat paspor umroh

Syarat Membuat Paspor Umroh dan Biometrik Rekam Bio Visa Resmi

Menyiapkan dokumen perjalanan internasional merupakan langkah awal paling mendasar sebelum seorang muslim dapat melangkahkan kaki menuju Baitullah. Mengetahui seluruh syarat membuat paspor umroh dan alur rekam biometrik visa resmi sejak jauh-jauh hari akan memastikan proses pendaftaran berjalan lancar tanpa kendala administratif. Regulasi keimigrasian modern kini semakin memudahkan masyarakat melalui aplikasi pendaftaran antrean paspor online serta penghapusan syarat rekomendasi kementerian yang dulu sempat diberlakukan.

📌 Intisari Panduan:
  • Dokumen Wajib: KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta lahir atau buku nikah atau ijazah, serta paspor lama bagi penggantian paspor habis masa berlaku.
  • Pemberitahuan Regulasi: Syarat surat rekomendasi Kementerian Agama dan surat keterangan biro PPIU untuk membuat paspor umroh telah resmi dicabut oleh Ditjen Imigrasi sejak Februari 2023.
  • Standar Fisik Paspor: Masa berlaku paspor wajib minimal 6 bulan sebelum jadwal kepulangan, nama minimal terdiri dari dua suku kata, serta disarankan menggunakan paspor elektronik (e-paspor).

Daftar Dokumen Syarat Membuat Paspor Umroh Resmi

Sebelum mendatangi kantor imigrasi terdekat, calon jamaah wajib memastikan seluruh berkas persyaratan administratif telah terkumpul lengkap dalam bentuk dokumen asli beserta salinan fotokopi ukuran kertas A4 tanpa dipotong. Ketelitian pada tahap ini sangat penting untuk mencegah penolakan berkas oleh petugas verifikasi keimigrasian.

🎁 Ebook Panduan Gratis (PDF 10.8 MB)

Buku Saku Kumpulan Doa & Dzikir Manasik Umroh Terlengkap

Lengkap dengan teks Arab berharakat, transliterasi Latin, arti bahasa Indonesia, dan fadhilah keutamaan doa saat Thawaf, Sa'i, hingga ziarah Raudhah di Tanah Suci. Praktis dibaca langsung dari smartphone Anda tanpa kuota internet.

  • ✓ Doa Thawaf Putaran 1-7, Hijir Ismail & Maqam Ibrahim
  • ✓ Dzikir Sa'i Shafa-Marwah & Doa Minum Air Zamzam
  • ✓ Adab Masuk Masjidil Haram & Ziarah Raudhah Nabawi
  • ✓ Format PDF Praktis Siap Dibaca di Smartphone (Offline)
🔒 Privasi 100% Aman. Tautan unduh resmi dikirimkan via email & WhatsApp.
📖 PANDUAN RESMI
KUMPULAN DOA & DZIKIR MANASIK
Edisi Eksklusif 1447 H / 2026 M

Berikut adalah kelengkapan dokumen syarat membuat paspor umroh yang berlaku secara nasional di seluruh Kantor Imigrasi dan Unit Layanan Paspor (ULP):

  1. Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP): Membawa e-KTP fisik asli yang masih berlaku dan data kependudukannya telah sinkron di database Dukcapil Kemendagri.
  2. Kartu Keluarga (KK): Membawa Kartu Keluarga asli terbaru yang telah dilengkapi tanda tangan elektronik (barcode QR) atau tanda tangan basah pejabat berwenang.
  3. Dokumen Penentu Identitas (Pilih Salah Satu): Akta Kelahiran, Buku Nikah / Akta Perkawinan, atau Ijazah pendidikan terakhir (SD, SMP, atau SMA). Dokumen ini wajib memuat nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta nama orang tua kandung yang ejaannya konsisten dengan e-KTP.
  4. Paspor Lama (Khusus Penggantian): Bagi jamaah yang sebelumnya telah memiliki paspor Republik Indonesia dan masa berlakunya telah habis atau tinggal kurang dari 6 bulan, wajib melampirkan buku paspor fisik lama.
  5. Surat Penetapan Ganti Nama (Jika Ada): Bagi pemohon yang pernah melakukan perubahan nama resmi melalui penetapan Pengadilan Negeri, wajib menyertakan salinan penetapan pengadilan tersebut.
Proses perekaman sidik jari biometrik dan foto paspor umroh resmi di kantor imigrasi
Perekaman biometrik sidik jari dan foto wajah merupakan prosedur wajib penerbitan paspor resmi.

Pencabutan Syarat Rekomendasi Kemenag untuk Paspor Umroh

Banyak calon jamaah yang masih bingung apakah pembuatan paspor umroh masih memerlukan surat pengantar dari Kantor Kemenag Kabupaten/Kota atau surat rekomendasi dari biro travel PPIU. Berdasarkan siaran pers resmi Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, persyaratan surat rekomendasi Kemenag untuk permohonan paspor umroh telah resmi dicabut secara permanen sejak awal tahun 2023.

Pencabutan aturan ini bertujuan memangkas birokrasi yang membebani masyarakat, sehingga jamaah dapat mengajukan permohonan paspor secara mandiri layaknya permohonan paspor wisata biasa tanpa perlu meminta surat pengantar biro terlebih dahulu. Masyarakat cukup mendaftar secara online melalui aplikasi M-Paspor dan memilih jadwal kedatangan yang tersedia.

Jenis Paspor Biaya Resmi PNBP Waktu Pengerjaan Kelebihan untuk Umroh
Paspor Biasa Non-Elektronik 48 Halaman Rp 350.000 3 – 4 Hari Kerja Biaya ekonomis, sah digunakan untuk pengajuan visa umrah dan haji
Paspor Elektronik (e-Paspor) 48 Halaman Rp 650.000 3 – 4 Hari Kerja Memiliki chip data biometrik, auto-gate bandara, akurasi data visa lebih tinggi
Layanan Paspor Prioritas / Percepatan (Selesai Hari Sama) Biaya paspor + Rp 1.000.000 Selesai Hari yang Sama Sangat membantu untuk situasi mendesak jika jadwal keberangkatan sudah dekat

Alur Rekam Biometrik Bio Visa Arab Saudi

Format dan Ketentuan Scan Halaman Bio Paspor untuk Perekaman Saudi Bio Visa

Halaman bio paspor adalah lembar halaman kedua paspor yang memuat foto identitas, nama lengkap, nomor paspor, dan dua baris kode mesin (MRZ). Pastikan dokumen dipindai secara tegak lurus, pencahayaan merata tanpa pantulan kilap lampu, dan tidak ada jari yang menutupi karakter teks.

Setelah buku paspor selesai diterbitkan oleh Kantor Imigrasi, tahap berikutnya sebelum visa umrah dapat diterbitkan adalah perekaman biometrik Bio Visa. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Luar Negeri memberlakukan aplikasi Saudi Visa Bio untuk pendaftaran biometrik mandiri bagi pemegang paspor Indonesia.

Berikut adalah langkah-langkah pelaksanaan Bio Visa Arab Saudi:

  1. Unduh Aplikasi Saudi Visa Bio: Aplikasi resmi tersedia di Google Play Store dan Apple App Store. Pastikan smartphone Anda memiliki kamera dengan resolusi baik dan koneksi internet stabil.
  2. Pemindaian Halaman Biodata Paspor: Buka aplikasi dan pindai halaman paspor yang memuat foto dan identitas diri. Sistem akan membaca kode mesin (MRZ) di bagian bawah paspor secara otomatis.
  3. Perekaman Foto Wajah (Facial Recognition): Posisikan wajah Anda tepat di dalam bingkai oval di layar. Pastikan pencahayaan cukup terang, tidak menggunakan kacamata, topi, atau penutup kepala yang menutupi dahi dan dagu.
  4. Perekaman Sidik Jari (Fingerprint Scan): Pindai sidik jari sepuluh jari tangan sesuai petunjuk aplikasi secara berurutan.
  5. Konfirmasi Pengiriman Data: Setelah data biometrik berhasil diverifikasi, sistem akan mengeluarkan nomor tanda terima biometrik yang langsung tersinkronisasi ke sistem penerbitan visa elektronik biro PPIU Anda.
Sudahkah Anda Menghitung Kesiapan Finansial & Fisik Menuju Tanah Suci?

Rencanakan perjalanan ibadah keluarga Anda dengan simulasi kalkulator interaktif kami. Dapatkan estimasi total biaya all-in, checklist dokumen kesehatan, dan rekomendasi paket sesuai anggaran kebutuhan riil.

Uji Kesiapan Ibadah Sekarang →

Tips Mengatasi Kendala Teknis Aplikasi M-Paspor dan Perekaman Bio Visa

Dalam proses pengurusan dokumen perjalanan, tidak jarang calon jamaah menghadapi kendala teknis saat mengoperasikan aplikasi digital. Salah satu kendala yang sering dijumpai pada aplikasi M-Paspor adalah keterbatasan ketersediaan kuota antrean kantor imigrasi di kota-kota besar. Untuk mengatasinya, disarankan membuka aplikasi pada hari Jumat sore atau akhir pekan saat kantor imigrasi merilis alokasi kuota antrean baru untuk pekan berikutnya.

Sementara pada saat melakukan pemindaian mandiri melalui aplikasi Saudi Visa Bio, pastikan Anda berada di ruangan dengan pencahayaan alami yang merata tanpa bayangan tajam di wajah. Jika sistem berulang kali menolak pemindaian sidik jari, bersihkan lensa kamera smartphone Anda dan pastikan jari tangan dalam kondisi bersih dan kering (tidak berminyak atau terlalu dingin). Jika jamaah lanjut usia mengalami kesulitan akibat guratan sidik jari yang memudar, biro PPIU berizin resmi dapat membantu proses pendampingan atau mengajukan verifikasi alternatif melalui perwakilan kedutaan.

Pastikan pula seluruh nama di paspor telah diverifikasi kesesuaiannya dengan data tiket penerbangan. Apabila terdapat perbedaan penulisan satu huruf saja antara paspor dan sistem manifes maskapai, hal tersebut dapat memicu kendala saat check-in di bandara keberangkatan.

Langkah Lanjutan Setelah Paspor dan Biometrik Selesai

Bila dokumen paspor dan rekaman biometrik telah tuntas, Anda dapat langsung menyerahkan salinan paspor kepada biro travel terpercaya untuk diproseskan visa umrah. Pastikan Anda juga telah memeriksa perbandingan biaya program di panduan rincian biaya umroh reguler 9 hari dan melengkapi perlengkapan pribadi sesuai panduan daftar perlengkapan umroh koper jamaah.

Untuk menemukan paket keberangkatan yang sesuai dengan tanggal ketersediaan paspor Anda, silakan jelajahi berbagai pilihan program berizin resmi di katalog direktori hajidantravelumroh.com.

Rujukan Regulasi Resmi Keimigrasian: Ketentuan dokumen paspor dan penegasan pencabutan syarat rekomendasi Kemenag mengacu pada pengumuman resmi Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

D
Dhany — Tim Redaksi & Konsultan Haji Umroh
Praktisi bimbingan ibadah dan kurator independen direktori hajidantravelumroh.com. Berdedikasi menyajikan transparansi biaya, legalitas perizinan biro PPIU Kemenag RI, serta edukasi manasik sunnah untuk kenyamanan jamaah Indonesia.
RUJUKAN PANDUAN TERKAIT

Panduan Lanjutan & Pembahasan Terkait

Semua Panduan Panduan & Fikih Umroh →

Masih Memiliki Pertanyaan Seputar Manasik & Paket Ibadah?

Cari informasi fikih, syarat visa, rekomendasi hotel, atau pilihan 254 paket haji & umroh resmi:

Pencarian Populer: Haji Furoda Umroh Ramadhan Hotel Ring 1 Cek Izin PPIU Biaya Umroh 9 Hari

📚 Panduan & Artikel Terkait Pilihan Redaksi